3). Let’s explain the relationship of natural
selection of physiologies to evolution process
Charles
Darwin menyatakan bahwa evolusi berlangsung karena adanya proses seleksi alam
(natural selection). Fisiologi evolusi
adalah studi tentang evolusi
fisiologis, yang artinya, cara di mana karakteristik fungsional individu
dalam populasi organisme telah merespon
seleksi di beberapa generasi selama sejarah populasi. Dalam proses evolusi
terjadi suatu perubahan yang bertahap baik dari segi morfologi, anatomi maupun
fisiologi. Proses evolusi melalui seleksi alam yang ditinjau dari segi
fisiologis pada makhluk hidup, melibatkan dari sisi fenotipe. Proses evolusi
fisiologi membutuhkan waktu ribuan bahkan jutaan tahun. Fisiologi evolusi
merupakan fusi eksplisit dari dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu evolusi
dan fisiologi. Evolusi fisiologi merupakan paradigma, teknik, dan pendekatan
biologi evolusi, genetika, dan sistematika ke dalam fisiologi. Variabel yang diteliti
pada proses evolusi secara fisiologi salah satunya melalui tingkat metabolisme,
kecepatan lokomotor, kinerja thermoregulatory, dan mekanisme fisiologis yang
mendasar, fisiologi komparatif dan ekologi fisiologis yang telah diukur selama
beberapa dekade. Proses evolusi fisiologi berdampak pada alel gen spesifik.
Contohnya, sifat dan keragaman pernapasan udara dan penukar ion-ion oleh
makhluk hidup yang hidup dilingkungan udara dan air.
Evolusi
fisiologi memiliki paradigma umum, yaitu bahwa gen menyandikan fenotip, fenotip
tersebut menentukan kinerja organisme di lingkungan dalam menanggapi rangsangan
ekologi atau evolusi, kinerja menentukan kebugaran evolusi genotipe alternatif,
dan menentukan frekuensi genotipe pada generasi berikutnya dengan cara rekursif.
Artinya, evolusi fisiologi akan terjadi perubahan pada sisi fenotipe, genotipe
dan sistematikanya. Sehingga, proses evolusi fisiologi dapat digambarkan
melalui diagram dibawah ini,

Referensi
Powers DA, Smith
M, Gonzalez- Villasenor I, DiMichele L, Crawford DL, et al. 1993. A multidisciplinary
approach to the selectionist/neutralist controversy using the model teleost Fundulus
heteroclitus. In Oxford Surveys in Evolutionary Biology, ed. D Futuyma,
J Antonovics, pp. 43–107 167.
Prosser CL.
1986. Adaptational Biology: Molecules to Organisms. New York: Wiley &
Sons168. Provine WB, ed.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar